Merasa Perpus Digital Astronomi bermanfaat untukmu? ✨
Bantu kami untuk terus aktif meningkatkan literasi astronomi di Indonesia dengan terus menyediakan dan memperbarui koleksi ebook berkualitas dan berlisensi resmi dengan berdonasi. Donasi terkumpul akan digunakan untuk membayar sewa server, domain, dan menyediakan lebih banyak ebook.

oleh Aqsa Brilianza, Misbahul Jannah, Abd. Mujahid Hamdan
Apa itu lubang hitam? Pada dasarnya, lubang hitam merupakan hasil dari suatu materi yang termampatkan dengan kepadatan tak hingga, sehingga akan muncul wilayah bulat yang mampu menjebak materi. Materi yang masuk ke wilayah tersebut, tidak dapat bebas karena tarikan gravitasi yang sangat kuat. Batas wilayah tersebut dikenal sebagai horizon peristiwa, karena tidak ada peristiwa yang terjadi di dalamnya yang dapat diamati dari luar. Pada tahun 1939, J. Robert Oppenheimer dan Hartland Snyder mengusulkan mekanisme terjadinya lubang hitam di alam semesta. Menurutnya, sebuah bintang yang telah kehabisan “bahan bakar” nuklirnya, akan mengalami kolaps akibat tidak dapat menahan diri dari gravitasinya sendiri. Sisa-sisa bintang tersebut selanjutnya mengalami penyusutan. Pada akhirnya, akan terbentuk singularitas lubang hitam. Buku ini akan menjelaskan kepadamu dengan lengkap.
Kamu tidak bisa salin konten ini.